Translate Article

Dunia Tak Selebar Daun Kelor, Dunia Tak Sependek Celana Kolor

Bookmark and Share
(Daun Kelor, Gambar : merdeka.com)

Manusia diciptakan paling sempurna diantara makhluk lainnya. Manusia adalah "produk hi-tech" yang ada di alam semesta. Dengan segala potensi yang dimilikinya manusia mampu merencanakan dan mewujudkan hal-hal yang luar biasa dan menakjubkan. Apa yang dipikirkan manusia sangat mempengaruhi kehidupannya dimasa kini dan masa yang akan datang. Manusia selalu mencari jalan keluar atas permasalahan yang menimpa di sela-sela keceriaan dan keasyikkan bercengkerama dengan sesama insan lainnya. 

Alam semesta ini adalah tempat yang sangat luas bagi manusia untuk berkreasi dan bertindak melakukan banyak hal yang bisa semakin membahagiakan hidup tapi juga bisa menambah kesengsaraan hidup. Sehingga kita dihadapkan pada sebuah pilihan, apakah akan melakukan kebaikan-kebaikan atau menciptakan kehancuran demi kehancuran. Namun sayang, akhir-akhir ini begitu banyak manusia yang rela memilih untuk menjatuhkan manusia lainnya demi untuk memenuhi hasrat liarnya yang tak pernah puas dan tak pernah bersyukur atas karunia Tuhan yang sangat melimpah yang diberikan secara "gratis" untuk manusia. Padahal alam semesta, bumi ini adalah sumber kehidupan yang melebihi cukup untuk menopang kesejahteraan hidup manusia. Asalkan digunakan dengan wajar dan tidak melakukan kerusakan, alam akan memberikan keseimbangan bagi kehidupan manusia.

Kadang sebuah permasalahan mengakibatkan tekanan berat bagi manusia, namun sejatinya manusia secara alamiah memiliki berjuta cara untuk menyelesaikannya. Tergantung dari cara pandang serta pola pikirnya. Pola pikir orang sukses memandang bahwa setiap persoalan adalah tantangan unik yang mesti dihadapi dengan senyuman. Orang sukses adalah mereka yang mampu berdamai dengan gejolak yang ada di dalam diri dan mengganggap masalah sebagai guru yang terbaik untuk meningkatkan kualitas kebahagiaannya. Sehingga hidup ini akan berjalan harmonis dan indah tanpa harus mengambil hak-hak orang lain secara paksa atau menggunakan sistem tertentu (entah ekonomi, politik, dan lain-lain) yang merendahkan martabat kemanusiaan.

Sementara orang gagal adalah mereka yang alergi dengan masalah, selalu ingin hidup enak tanpa kerja keras, dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain untuk dipelajari ilmu dan tips-tips suksesnya. Pendapat orang lain tidak harus didengarkan secara langsung melalui obrolan atau kontak langsung. Pendapat orang lain dapat kita baca dari berbagai tulisan yang tertuang dalam buku, surat kabar, majalah, dan berbagai media lainnya termasuk media digital yang dapat memperluas sudut pandang kita terhadap sesuatu. Kita harus memandang keluar dan melihat berbagai warna yang disajikan alam semesta agar menjadi pribadi-pribadi yang bijak yang mencintai dan menyayangi sesama, peduli dengan penderitaan orang lain, dan mengutamakan kepentingan bersama. Cara pandang kita terhadap kehidupan menetukan kualitas hidup kita.


{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia