Translate Article

Lamat-Lamat Mega

Bookmark and Share

Lamat-Lamat Mega mulai berarak tak beraturan,
terseret oleh "raga" yang tak pernah diam,
kadang ia menari ke kanan,
dan kadang ia bergoyang ke kiri...

Lamat-Lamat Mega mulai merangkak ke balik gunung,
meninggalkan jejak-jejak kehilangan...

Remang-remang pelangi mulai memudar di penghujung senja,
lenyapkan rona mudanya,
tersisih oleh sinar bulan purnama...

Ada rasa yang tak terungkap lewat bait-bait puisi,
ada hasrat yang tak tertuang dalam lirik-lirik lagu,
ada gejolak yang tak tersaji diatas syair-syair para pujangga,
dan ada makna yang tak mungkin ditemukan keberadaannya...

Dan tiba-tiba langkahku terhenti,
pada satu pertanyaan yang mengusik lamunanku :
"Mengapa hari ini, aku begitu merindukanmu...???"

(Ilustrasi: baris-cerita.blogspot.com)


{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia