Header Ads

test
  • Home
  • Berita
  • Bisnis
  • Belanja
  • Gadget
  • Game
  • Investasi
  • Sekolah
  • Komputer
  • Puisi
  • Privacy Policy
  • Wisata
  • Aset Bertambah Dari Bisnis Kontrakan

    (Gambar: yank1recipes.com)

    Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia. Rumah menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk beristirahat, bercengkerama dengan keluarga, bahkan di dalam rumah kita dapat menjalankan aktivitas dan perkerjaan. Sudah pasti memiliki rumah yang nyaman dan sehat adalah dambaan setiap keluarga. Sebagai aset yang bernilai jual tinggi kebutuhan rumah semakin tahun semakin meningkat. Tak heran bila sekarang kita lihat tanah yang tadinya adalah lahan persawahan telah berubah drastis menjadi lahan perumahan yang disulap oleh pengusaha properti dalam mengais pundi-pundi rupiah.

    Namun demikian, memiliki rumah sesuai impian tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Harga rumah yang terbilang mahal menjadi faktor utama yang menghalangi banyak orang untuk memiliki rumah. Jangankan untuk membeli rumah secara tunai, membeli rumah secara kredit pun terbilang cukup memberatkan. Uang muka pembelian yang cukup besar, cicilan yang sangat menguras gaji bulanan membuat beberapa orang yang akan membeli rumah mengurungkan niatnya. Sehingga pilihan untuk mengontrak rumah adalah hal nyata yang bisa dilakukan.

    Hal inilah yang menjadikan bisnis kontrakan menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan dan terbukti mampu menambah aset bagi pemilik kontrakan. Pemilik rumah kontrakan terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, tak perlu pusing memasarkan rumah kontrakan yang dimilikinya. Tanpa perlu mengeluarkan biaya iklan yang besar, para pencari rumah kontrakan akan berbondong-bondong mencari lokasi rumah kontrakan Anda. Ini terjadi karena jumlah kebutuhan rumah kontrakan di kota besar lebih tinggi daripada di wilayah lainnya.

    Bagi Anda yang ingin menjalani bisnis kontrakan ada beberapa bagian dari rumah kontrakan yang harus diperhatikan kualitasnya agar tidak menimbulkan kerepotan di kemudian hari. Beberapa bagian dari rumah kontrakan yang sering mengalami kerusakan antara lain:
    1. Bagian Atap dan Plafon, atap dan plafon seringkali mengalami kerusakan karena cuaca yang ekstrim yang sering terjadi sepanjang tahun. Hujan yang cukup deras dan panas yang berlebihan saat musim kemarau menyebabkan dua bagian rumah kontrakan ini bocor atau retak. Kita dapat memilih bahan bangunan yang tahan dari segala macam cuaca selama bertahun-tahun.
    2. Pintu, bagian rumah kontrakan ini juga sering mengalami kerusakan akibat benturan atau rayap yang menggerogoti dan merusak bagian dari pintu, dan juga kerusakan akibat penggunaan. Ini terjadi karena pintu adalah bagian rumah yang paling sering dibuka dan ditutup. Buatlah pintu dari kayu atau papan berkualitas agar penggantian pintu di waktu yang akan datang tidak sering dilakukan.
    3. Instalasi Listrik, pekerjaan pemasangan instalasi listrik di rumah kontrakan perlu diawasi dengan ketat mengingat sering terjadi korsleting listrik karena instalasi yang buruk. Percayakan pekerjaan ini kepada ahlinya atau Anda dapat meminta bantuan kepada petugas PLN yang bisa mengerjakan instalasi listrik dengan baik dan benar.
    4. Saluran Pembuangan Air, bagian ini juga sering bermasalah. Buatlah saluran air yang memudahkan saat perawatan. Setiap sekian meter pipa pralon saluran air pada rumah kontrakan harus di tampung airnya dalam lubang / kolam kecil yang mudah dibuka. Sehingga jika ada tumpukan sampah dan pasir yang menyumbat dapat langsung dibersihkan.

    Dengan memperhatikan bagian-bagian rumah kontrakan tersebut, mudah-mudahan kita tidak perlu melakukan rehab lagi yang kadang bisa menghabiskan uang dalam jumlah yang cukup besar. Anda tinggal mengelola aspek manajerial sendiri atau menitipkan pada orang yang bisa dipercaya. Bisnis kontrakan ini akan membuat pemiliknya kaya dengan aset yang terus bertambah.

    Tidak ada komentar