Header Ads

test
  • Home
  • Berita
  • Bisnis
  • Belanja
  • Gadget
  • Game
  • Investasi
  • Sekolah
  • Komputer
  • Puisi
  • Privacy Policy
  • Wisata
  • Menikmati Recehan Dari Bisnis Kantin Sekolah

    Sekolah adalah lembaga pendidikan formal tempat generasi penerus bangsa menimba ilmu pengetahuan dan teknologi, wadah pembentukan karakter anak usia belajar untuk mengaktualisasikan potensi kemanusiaan agar terlatih dengan baik dan kelak berguna bagi kemajuan suatu bangsa.

    Di sela-sela waktu belajar anak atau peserta didik ini diberi kesempatan untuk beristirahat yang dapat mereka gunakan untuk bermain dan bercanda melepas penat serta lelah, dan satu lagi yang sangat digemari anak-anak adalah ketika tiba waktunya untuk jajan di kantin sekolah menghabiskan uang saku yang diberikan orang tua.

    Hal seperti inilah yang membuat bisnis kantin sekolah menjadi lahan bisnis yang cukup menggiurkan dan menjadi penopang ekonomi keluarga bagi warga masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar area sekolah yang memutuskan untuk berjualan dan menjadi pedagang di kantin sekolah.

    Produk yang paling laris terjual adalah makanan dan minuman baik yang diolah sendiri oleh pemilik usaha kantin sekolah, atau makanan dan minuman cepat saji yang biasa dibeli dari agen-agen snack yang lokasinya tak jauh dari sekolah.

    Seorang pedagang gorengan di kantin sekolah bernama Mang Bewok adalah salah satu pemilik usaha kantin sekolah yang sudah belasan tahun menjalankan usahanya di salah satu sekolah swasta di Jakarta Utara. Pria asal daerah Pati, Jawa Tengah ini terbilang sukses dengan aset-aset seperti rumah kontrakan, sawah dan kebun di kampung halamannya yang mampu ia beli dari keuntungan berjualan gorengan di kantin sekolah.

    Dalam menjalankan bisnis kantin sekolah ini bukan tanpa kendala. Namun kendala yang dihadapi oleh pemilik usaha kantin sekolah ini tergolong ringan dan dapat diatasi dengan mudah dengan kesepakatan dan kompromi positif sesama pedagang di kantin sekolah.

    Kendala yang sering dihadapi adalah kenaikan harga makanan dan minuman ringan dari agen. Kenaikan harga ini membuat pedagang di kantin sekolah kesulitan menentukan harga yang pas dan tetap menghasilkan keuntungan. Komunikasi yang baik mutlak dilakukan dengan sesama pedagang agar tidak terjadi monopoli dalam bisnis kantin sekolah.

    Selain hal tersebut, musim liburan sekolah yang cukup panjang membuat pemilik usaha kehilangan pendapatan karena konsumen utama dari bisnis kantin sekolah yakni anak-anak pelajar sedang menikmati masa liburnya. Pemilik bisnis kantin sekolah harus siap dengan jadwal rutin liburan ini agar dapur rumah tetap ngebul dengan cara menyisihkan pendapatan dari bulan-bulan sebelum liburan panjang.

    (Bisnis Kantin Sekolah)

    Tidak ada komentar