Translate Article

Nikmati Saja

Bookmark and Share
(Gambar: gunsan03.wordpress.com)

Mungkin engkau berpikir,
aku terlalu acuh dengan dirimu,
karna tak satupun nasihatmu,
kuluruskan dalam gerak dan langkahku...

Mungkin engkau merasa,
aku terlalu sibuk dengan anganku,
habiskan seutas senja,
yang hampir saja terpeleset,
pada setengah kegelapan,
yang mengetuk pintu-pintu kesunyian,
mengaum bersama serigala-serigala buas yang rindu pada sorot-sorot mata ketakutan...

Atau mungkin engkau mengira,
bahwa tali yang kupegang telah rapuh dan hampir putus,
hingga tak ada lagi sebait salam yang engkau hibahkan,
sebagai nyanyian penghias pesona malam...

Bukankah dulu tlah kuikrarkan,
sepotong keraguan yang terbungkus asa dan doa,
dan aku selalu mengatakan,
bahwa tak ada lagi yang perlu kita risaukan...

Kuakui memang,
terik yang menyengat ini,
membawa panah-panah beracun,
yang hampir saja membuatku terkulai, lemas tak berdaya...
..........
Namun aku tak mungkin rela,
melihat senyummu terkurung dalam penantian,
bagai bunga yang tertahan,
menghampakan mekar wanginya,
menyangga butiran debu yang semakin tebal dan melekat...

Sayang....perjalanan ini memang masih jauh,
lukisan bertajuk cinta dan kebahagiaan abadi pun,
belumlah sampai pada goresan terakhirnya,
memberikan satu warna spesial,
dan akan membuat takjub setiap makhluk,
yang secara sengaja ataupun tidak,
melihat binar keromantisannya,
dan aku hanya ingin mengatakan...
Nikmati saja....

Yah...nikmati saja selagi waktu,
masih mesra merangkul impian tulusmu,
selagi masa masih enggan,
untuk meleburkan raga,
kembali dalam pelukan ibu pertiwi,
dan mengantarkan jiwa,
pada sisi lain kehidupan,
yang sampai kini masih tersimpan rapi,
sebagai rahasia yang tak mungkin tergoyahkan...

Sekali lagi kukatakan...Nikmati saja....


{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia