Translate Article

Sejuknya Taman Kota

Bookmark and Share
(Taman Kota, keberadaannya semakin kurang diperhatikan)

Keberadaan taman kota terutama di kota-kota besar seperti Jakarta makin hari semakin sedikit jumlahnya. Taman kota yang dulunya menjadi tempat rekreasi bagi warga sekitar telah berubah menjadi bangunan-bangunan permanen yang dibuat tanpa memperhatikan keseimbangan lingkungan. Meski terbukti merusak lingkungan sekitar, pembangunan gedung-gedung dan pusat keramaian kota terus diijinkan oleh pemerintah setempat. Selain mengurangi daerah resapan air yang bisa memperparah ketika datang banjir, pembangunan infrastruktur yang mengabaikan keseimbangan alam ini juga menambah kemacetan di daerah perkotaan.

Pohon-pohon yang terdapat di taman kota sebenarnya adalah sumber pasokan oksigen yang dapat menyehatkan warga kota. Semakin banyak taman yang dibuat dan dirawat dengan baik akan menambah kualitas hidup manusia meningkat akibat tubuh yang selalu sehat. Udara disekitar taman pun menjadi lebih sejuk dan rindang.

Jakarta sepertinya perlu belajar dari kota-kota lainnya seperti Bandung yang terkenal dengan aktivitas pembangunan taman kota yang begitu gencar dan program bagus tersebut didukung oleh masyarakat yang mendambakan kota yang bersih dan nyaman. Sehingga pembangunan taman kota akan menjadi prioritas dibanding program pemerintah DKI Jakarta lainnya.

Kita berharap pemerintah harus tegas menetapkan bahwa 30 persen tanah di kota harus digunakan untuk membangun taman kota sebagai langkah strategis menghijaukan bumi Jakarta. Dengan demikian masyarakat Jakarta dapat menghirup udara kota yang lebih segar setiap hari. Maka kita akan melihat perubahan yang lebih baik dari kesehatan dan kebahagiaan hidup masyarakat kota Jakarta.


{ 1 komentar... Views All / Post Comment! }

Wahab Saputra mengatakan...

Benar-benar asri suasananya ya..

Kotak_Pesan_Dunia