Header Ads

test
  • Home
  • Berita
  • Bisnis
  • Belanja
  • Gadget
  • Game
  • Investasi
  • Sekolah
  • Komputer
  • Puisi
  • Privacy Policy
  • Wisata
  • Uang Mengalir Dari Usaha Warteg


    Makanan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, mulai dari bayi sejak masih dalam kandungan sampai anak-anak dan orang dewasa harus selalu terpenuhi kebutuhan pangannya. Ajaibnya tubuh manusia mampu memberikan sinyal berupa rasa lapar sebagai tanda bahwa tubuhnya harus menerima asupan gizi yang cukup dari makanan dan minuman. Orang akan senantiasa sehat dan bugar apabila kebutuhan pangannya terpenuhi dengan mempertimbangkan motto "Empat Sehat Lima Sempurna".

    Tidak semua orang punya cukup waktu untuk memasak makanan bagi anggota keluarga. Rutinitas atau aktivitas pekerjaan seringkali sedikit memaksa orang untuk membeli makanan di luar rumah. Ada banyak pilihan kedai dan warung makan yang tersedia di sekitar rumah kita. Mulai dari warung mie dan bakso, rumah makan masakan Padang, restoran elit dan ekslusif, sampai keberadaan Warung Tegal (warteg) yang selalu menjadi favorit bagi masyarakat umum.

    Warteg menjadi pilihan banyak orang karena selain harganya yang relatif terjangkau, bila kita makan di warteg kita akan disuguhi berbagai macam menu masakan khas Indonesia yang sudah familiar di lidah. Di warteg ini kita akan dengan mudah mendapatkan makanan seperti sayur asem, sayur lodeh, semur jengkol, urab atau kluban, dan berbagai menu lainnya yang membuat lidah bergoyang. Maka dari itu pada jam-jam tertentu terutama pada waktu makan siang warteg selalu ramai dikunjungi.

    Inilah yang menyebabkan pemilik usaha warteg mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari usaha warteg yang dikelolanya. Bahkan pada waktu musim banjir bulan Maret lalu, warteg sangat ramai dikunjungi warga yang kelaparan karena tidak memungkinkan untuk memasak pada saat rumahnya sedang kebanjiran.

    Untuk melancarkan aktivitas bisnisnya, pemilik usaha warteg pada umumnya memperkejakan 5 sampai 7 orang, 3 orang untuk melayani tamu dan sisanya diberi tugas untuk memasak dan belanja kebutuhan bahan baku makanan di pasar. Jumlah pekerja sebanyak ini sebanding dengan jumlah konsumen yang mampir di warteg yang membuka usahanya dari pagi sampai malam hari. Dan dengan manajemen dan pembukuan yang baik, usaha warteg adalah salah satu jenis bisnis yang sangat menggiurkan. Apakah Anda tertarik untuk mendirikan usaha warteg? Sudah siapkah jika uang mengalir dari usaha warteg yang Anda kelola?

    Tidak ada komentar