Header Ads

test
  • Home
  • Berita
  • Bisnis
  • Belanja
  • Gadget
  • Game
  • Investasi
  • Sekolah
  • Komputer
  • Puisi
  • Privacy Policy
  • Wisata
  • Harga Sembako Naik Menjelang Puasa

    (Pasar Proyek Sukapura, Jakarta Utara)

    Kenaikan harga sembako menjelang bulan puasa tak dapat dihindari lagi. Seperti harga telur ayam di tingkat grosir pasar yang semula 19.000 rupiah per kilo, kini sudah bertengger di harga 22.500 rupiah per kilo dan harga eceran lebih mahal lagi tentunya. Hukum ekonomi sejak lama mengatakan bahwa ketika persediaan barang sedikit namun permintaan pasar tinggi maka akan terjadi kenaikan harga. Begitu juga sebaliknya, ketika persediaan barang melimpah dan permintaan pasar rendah maka akan terjadi penurunan harga.

    Membeli sembako yang awet ketika disimpan lebih awal alias belanja jauh-jauh hari merupakan salah satu trik yang dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga untuk membeli sembako. Misalnya, jika suatu keluarga sudah mengestimasi bahwa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula adalah kebutuhan yang pasti habis selama bulan puasa, maka membeli produk jenis sembako tersebut wajib kita beli jauh-jauh hari sebelum harga-harga sembako naik semakin tinggi. Istilahnya kita akan mendapatkan harga yang 10 sampai 30 persen lebih murah.

    Namun, pengetahuan dan pemahaman situasi pasar untuk kenaikan harga sembako ini kurang diantisipasi banyak keluarga Indonesia. Membeli segala macam kebutuhan dalam waktu bersamaan ditambah lagi dengan membeli atau berbelanja saat harga sedang naik tinggi-tingginya sering mengakibatkan terkurasnya "cadangan devisa" keluarga. Dan akhirnya kenaikan harga ini menimbulkan kepusingan yang mendalam.

    Saya sebelumnya pernah menulis artikel tentang membeli baju lebaran beberapa bulan sebelum bulan puasa. Langkah ini terbukti efektif menghemat pengeluaran selama bulan puasa dan selama musim lebaran dan toh model baju yang dibeli sebelum bulan puasa kebanyakan masih sama seperti yang dijual saat bulan puasa.

    Jadi nanti kita tinggal fokus ke biaya atau ongkos mudik ke kampung halaman dan bagi Anda yang memilih untuk tidak mudik lebaran 2015 ke kampung halaman, Anda dapat menggunakan anggaran yang telah diatur dengan cara cerdas tersebut untuk berwisata mengunjungi tempat-tempat rekreasi indah favorit keluarga. 

    Jangan sampai bulan puasa dan lebaran ternoda kebahagiaannya hanya karena kita salah dalam menggunakan uang yang pas-pasan. Uang yang pas-pasan jika dibelanjakan dengan bijak akan memberi berkah yang luar biasa bagi keluarga.

    Tidak ada komentar