Translate Article

Secuil Kisah Bu Roinah

Bookmark and Share

Mencari sesuap nasi dengan bekerja sebagai pemulung di kota Jakarta memang terasa berat bagi Bu Roinah. Setiap hari ia harus mengumpulkan kemasan air mineral dan yang lainnya yang tergeletak di sepanjang jalanan kota Jakarta Utara. Dalam sebulan Bu Roinah dapat memperoleh uang sejumlah Rp. 400.000,-.

Dengan penghasilan sejumlah itu ia gunakan untuk membayar kontrakan sebesar Rp. 200.000,- dan sisanya digunakan untuk makan seadanya. Bisa kita bayangkan hidup di ibu kota dengan uang sangat pas-pasan tentu terdengar sangat memprihatinkan.

Apalagi selama tiga tahun merantau di Jakarta, Bu Roinah tinggal sendirian karena sejak tiga belas tahun yang silam suami wanita paruh baya asal Cirebon ini telah pergi ke pangkuan Ilahi.




{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia