Translate Article

Pasar Modern Versus Pasar Tradisional

Bookmark and Share

ITC Cempaka Mas Jakarta Utara merupakan salah satu tempat belanja yang cukup ramai dikunjungi para konsumen yang ingin membeli atau sekedar melihat-lihat barang belanjaan seperti pakaian, tas, sepatu, mainan anak, aksesoris laki-laki dan perempuan, handphone, kamera digital, komputer, televisi, dan berbagai macam barang laiinnya.

Meskipun cukup ramai dikunjungi, namun tempat belanja yang termasuk kategori pasar modern ini tidak dikombinasikan dengan pasar tradisional atau pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar ITC Cempaka Mas ini. Sehingga konsep win-win solution tampaknya tidak diterapkan di kawasan ITC Cempaka Mas. Padahal, keberadaan pasar modern seharusnya dapat menopang keberadaan pasar tradisional atau pedagang kaki lima. Yang penting adalah pihak pedagang kaki lima mematuhi tata ruang dan tata kelola yang ditetapkan.

Keberadaan pasar tradisional yang hampir punah, tentu berakibat buruk bagi perekonomian Nusantara. Ada banyak komoditas yang sulit untuk ditemukan atau disediakan di pasar modern. Padahal komoditas yang laris manis seperti jajanan pasar yang merupakan bagian dari keberanekaragaman kuliner Nusantara, hanya akan maksimal dijual di pasar-pasar tradisional. Karena tidak mungkin seseorang pedagang seperti jajanan pasar menyewa kios jutaan rupiah untuk memajang dagangan mereka. Akhirnya kita sebagai konsumen menjadi seperti generasi yang kehilangan sejarah dan bermimpi merindukan masa lalu.



{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia