Translate Article

Surat Permohonan Hutang

Bookmark and Share

Sobat Dunia Impian, biaya hidup di kota besar seperti Jakarta semakin hari semakin mahal dan ini cukup memberatkan bagi kepala keluarga yang tidak memiliki penghasilan tetap. Seperti biaya sewa tempat tinggal, biaya transportasi, biaya listrik dan air, biaya makan sehari-hari yang harus bisa tercukupi agar keluarga tetap rukun dan sejahtera.

Untuk mendapatkan kamar satu petak saja, warga kota Jakarta harus mengeluarkan uang sebesar 500 ribu rupiah sampai dengan 1 juta rupiah per bulan tergantung fasilitas dan kelengkapan penunjang lainnya yang diberikan oleh pemilik rumah sewa atau kontrakan. Dengan penghasilan kurang dari 3 juta rupiah per bulan, biaya sewa kontrakan dirasa cukup memberatkan. Belum lagi apabila sebagian anggota keluarga masih berstatus sebagai pelajar, tentu semakin menguras dan mempersempit peluang untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga.

Dalam kondisi yang serba kekurangan, terbesit pemikiran untuk meminjam sejumlah uang kepada sanak famili atau seseorang yang sudah dikenal cukup dekat dan dapat diajak komunikasi. Karena berhutang merupakan aktivitas yang membutuhkan keterampilan komunikasi personal yang mumpuni.

Namun kali ini, saya menemukan kejadian aneh yang dialami oleh sepupu saya, dimana ia mendapatkan sepucuk "surat cinta" atau surat permohonan hutang dari seseorang yang masih ada hubungan kekerabatan. Dalam surat tersebut, sepupu saya ini dimintai tolong untuk memberikan pinjaman uang sebesar 5 juta rupiah dan sang peminjam berjanji akan mengembalikan uang tersebut dalam jangka waktu lima bulan.

Yang membuat saya sedikit geli namun tetap prihatin adalah etika tidak baik si pemohon yang tidak memberikan alasan yang rasional dalam mengajukan pinjaman. Hemmm....kira-kira bagaimana reaksi Anda ketika mendapatkan sepucuk "surat cinta" alias surat permohonan hutan seperti ini ya? Tertawa geli, kasihan, atau marah? Yah...semoga saja Tuhan sekalu melapangkan rizki kita sehingga kita tidak sampai berhutang dengan cara yang menurut hemat saya kurang sopan.



{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia