Translate Article

Staf DPRD Provinsi DKI Jakarta Datang Ke Sekolah

Bookmark and Share

Hari ini sekitar pukul 10.00 WIB rencananya saya akan berangkat ke kantor Walikota Jakarta Utara, tepatnya di Bank DKI Cabang Walikota Jakarta Utara untuk mengurus rekening Kartu Jakarta Pintar (KJP) peserta didik di sekolah tempat saya bekerja.

Namun, keberangkatan saya ke Bank DKI sempat terhambat, karena kebetulan ada seorang tamu yang mengaku sebagai staf DPRD Provinsi DKI Jakarta dari salah satu fraksi terkenal sebuah partai politik. Kedatangan Staf DPRD tersebut menindaklanjuti laporan orang tua peserta didik yang katanya rekening anak tersebut sudah distop oleh Bank DKI dan ia menyalahkan atau mempertanyakan kenapa hal ini sampai terjadi pada salah satu peserta didik tersebut kepada pihak sekolah.

Staf DPRD tersebut melaporkan seorang peserta didik yang sudah duduk dibangku kelas X SMK, tapi melaporkan masalah peserta didik tersebut ke SMP dan ia bilang bahwa anak tersebut sekarang sudah kelas IX SMP. Setelah kami cross check ternyata anak tersebut sudah lulus dan saat ini naik jenjang ke tingkat SMK.

Kami jadi heran dengan kedatangan seorang Staf DPRD tersebut yang datang dengan hanya mengenakan kaos berkrah dan sendal jepit. Sungguh jauh dari karakter yang seharusnya ditunjukkan oleh Staf institusi resmi. Kejadian ini sering dialami sekolah, banyak LSM yang datang ke sekolah yang tujuan mereka untuk mendapatkan uang. Kami sekolah jelas sangat terganggu, karena sekolah sudah memiliki pengawas dari Sudin Pendidikan yang ditugaskan untuk melakukan pendampingan dan supervisi. Jadi kami heran, apa sebenarnya tujuan LSM-LSM itu datang ke sekolah? Kalau mau cari uang mbok yao dengan cara yang halal dan berkah. Apakah seperti ini gambaran watak/mental orang Indonesia?



{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Kotak_Pesan_Dunia