Tampilkan postingan dengan label peserta didik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peserta didik. Tampilkan semua postingan

Staf DPRD Provinsi DKI Jakarta Datang Ke Sekolah

Admin September 28, 2016 Add Comment

Hari ini sekitar pukul 10.00 WIB rencananya saya akan berangkat ke kantor Walikota Jakarta Utara, tepatnya di Bank DKI Cabang Walikota Jakarta Utara untuk mengurus rekening Kartu Jakarta Pintar (KJP) peserta didik di sekolah tempat saya bekerja.

Namun, keberangkatan saya ke Bank DKI sempat terhambat, karena kebetulan ada seorang tamu yang mengaku sebagai staf DPRD Provinsi DKI Jakarta dari salah satu fraksi terkenal sebuah partai politik. Kedatangan Staf DPRD tersebut menindaklanjuti laporan orang tua peserta didik yang katanya rekening anak tersebut sudah distop oleh Bank DKI dan ia menyalahkan atau mempertanyakan kenapa hal ini sampai terjadi pada salah satu peserta didik tersebut kepada pihak sekolah.

Staf DPRD tersebut melaporkan seorang peserta didik yang sudah duduk dibangku kelas X SMK, tapi melaporkan masalah peserta didik tersebut ke SMP dan ia bilang bahwa anak tersebut sekarang sudah kelas IX SMP. Setelah kami cross check ternyata anak tersebut sudah lulus dan saat ini naik jenjang ke tingkat SMK.

Kami jadi heran dengan kedatangan seorang Staf DPRD tersebut yang datang dengan hanya mengenakan kaos berkrah dan sendal jepit. Sungguh jauh dari karakter yang seharusnya ditunjukkan oleh Staf institusi resmi. Kejadian ini sering dialami sekolah, banyak LSM yang datang ke sekolah yang tujuan mereka untuk mendapatkan uang. Kami sekolah jelas sangat terganggu, karena sekolah sudah memiliki pengawas dari Sudin Pendidikan yang ditugaskan untuk melakukan pendampingan dan supervisi. Jadi kami heran, apa sebenarnya tujuan LSM-LSM itu datang ke sekolah? Kalau mau cari uang mbok yao dengan cara yang halal dan berkah. Apakah seperti ini gambaran watak/mental orang Indonesia?

Ujian Praktek SMP 2016

Admin Maret 14, 2016 Add Comment

Ujian Sekolah (praktek) SMP merupakan salah  satu syarat yang harus ditempuh peserta didik agar dapat lulus sekolah dengan baik. Selain ujian sekolah (praktek) siswa atau peserta didik juga wajib mengikuti ujian sekolah (tulis) dan ujian nasional.

Pekan ini merupakan pekan ujian sekolah (praktek) untuk siswa tingkat MTs/SMP, sementara siswa SMA/MA/SMK sedang melaksanakan ujian sekolah (tulis). Dan karena siswa kelas IX harus berkonsentrasi selama mengerjakan ujian, maka kelas VII dan VIII alias adik kelas mereka belajar di rumah masing-masing dengan mendapatkan tugas yang diberikan oleh tiap guru mata pelajaran.

Gambar tersebut merupakan suasana ujian sekolah (praktik) untuk mata pelajaran TIK di sebuah SMP swasta di Jakarta Utara. Ujian praktek TIK untuk mengetahui seberapa terampil siswa dalam mengoperasikan sebuah software aplikasi.

Workshop Pencairan Kartu Jakarta Pintar 2015

Admin Mei 21, 2015 Add Comment
(Workshop Pencairan Kartu Jakarta Pintar 2015)

Bertempat di SMKN 56 Jakarta, hari ini tengah dilaksanakan Workshop Pencairan Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Tahun 2015 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta beserta jajarannya, Direktur Bank DKI, Kepala Sekolah dan Pengawas SD sampai SMA/SMK.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, pemerintah daerah DKI Jakarta mengalokasikan anggaran daerah sebesar 1,9 triliun untuk sekitar 498.500 peserta didik yang disaring melalui sistem pemasukan data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Anggaran sebesar ini terbilang meningkat sampai 280 persen dibanding tahun sebelumnya.

Rapat Persiapan UN 2015 SMP

Admin April 27, 2015 Add Comment
(Rapat Persiapan Ujian Nasional 2015 Tingkat SMP)

Hari ini Senin, 27 April 2015, kepala SMPN/S se-Sub Rayon 03 yang meliputi Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Pademangan, Kecamatan Tanjung Priok menghadiri acara Rapat Koordinasi UN 2015 tingkat SMP di SMP Negeri 34, Jl. Pademangan Timur VII Jakarta Utara yang dimulai pukul. 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Rapat ini dihadiri oleh kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara Bapak Drs. Mustafa Kemal, M.MPd. sekaligus sebagai pengarah peserta rapat persiapan UN 2015 SMP yang akan dilaksanakan mulai tanggal 04 Mei 2015 sampai dengan 07 Mei 2015.

Dalam rapat persiapan UN 2015 SMP ini dijelaskan mengenai hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan Ujian Nasional 2015 SMP agar dapat dilaksanakan dengan lancar dan tanpa kendala. Rapat ini juga memberikan motivasi kepada Kepala Sekolah SMP Negeri maupun SMP Swasta yang bernaung di wilayah Jakarta Utara agar bisa meningkatkan kualitas peserta didik yang akan melaksanakan Ujian Nasional 2015 SMP pada Senin pekan depan.

Rapat persiapan dan koordinasi Ujian Nasional 2015 SMP ini membahas pula tentang surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta bernomor 33/SE/2015 tanggal 23 April 2015 yang menegaskan tentang informasi yang berkaitan dengan dinamika peserta didik pasca pelaksanaan ujian nasional. Surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta itu berisi antara lain agar Kepala Sekolah membantu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dalam:
  1. Melaksanakan pengendalian dan pemantauan terhadap peserta didik untuk tidak melakukan tradisi konvoi disertai aksi corat-coret, tawuran, pesta/perayaan, narkoba, bullying serta aktifitas yang tidak sesuai dengan norma-norma agama serta etika, moral, maupun susila;
  2. Tidak melakukan pungutan kepada peserta didik dan/atau orang tua peserta didik baik langsung maupun tidak langsung dengan dalih apapun juga;
  3. Pelanggaran atas ketidakpatuhan akan mendapatkan sanksi tegas sesuai dengan komitmen pakta integritas dan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Menurut Kasudin Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Utara dalam acara rapat persiapan Ujian Nasional 2015 SMP mengatakan bahwa point nomor dua surat edaran tersebut berlaku ketat untuk SMP Negeri. Untuk SMP Swasta masih boleh menarik biaya dari orang tua siswa dengan batas yang wajar dan tidak terlalu memberatkan orang tua peserta didik. Hal ini mengingat bahwa sekolah-sekolah swasta belum sepenuhnya dibantu oleh pemerintah dan masih harus membiayai aktifitas belajar secara mandiri.

Komentar Pengunjung