Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan

Prospek Bisnis Batu Akik Di Indonesia

Admin April 12, 2015 7 Comments
(Batu Akik Bacan, Gambar : selingkaran.com)

Demam batu akik di Indonesia sedang mengalami masa-masa puncaknya. Kini masyarakat sudah dengan mudah menjumpai pedagang yang menjual batu akik dari yang hanya menggelar dagangan secara sederhana sampai yang berjualan di toko atau kios khusus batu akik. Animo masyarakat juga terbilang cukup tinggi. Pusat penjualan batu akik seperti di daerah Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur selalu ramai dikunjungi para pecinta batu akik yang seringkali membuat kemacetan lalu lintas.

Batu akik bahkan telah berhasil menurunkan angka kriminalitas ringan seperti kebiasaan sabung ayam yang berkurang yang biasa terjadi di daerah Nununkan (kompas.com - Rabu, 08 April 2015). Batu akik telah merubah sudut pandang kaum lelaki menjadi lebih memperhatikan sisi keindahan. Batu akik juga bisa mencairkan suasana yang tadinya orang sibuk memikirkan susahnya menjalani hidup sehari-hari beralih ke keasyikan memperbincangkan berbagai jenis batu akik.

Yang menjadi pertanyaan kita apakah demam batu akik ini akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama? Atau akan mengalami nasib yang sama seperti demam ikan louhan yang berlangsung sesaat? Bagaimana prospek bisnis batu akik di masa yang akan datang? Untuk menjawab pertanyaan kita perlu menganalisis berbagai hal yang berkaitan dengan keberlangsungan bisnis batu akik di Indonesia.

Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Begitu pula dengan batu akik asal Indonesia yang sumbernya sangat melimpah karena di negara kita terdapat puluhan gunung berapi yang masih aktif, dari gunung-gunung yang luas dan tinggi sampai gunung-gunung kecil. Magma yang keluar dari puncak gunung inilah yang menjadi asal terbentuknya bebatuan yang menjadi bahan dasar batu akik. Sumber yang berlimpah ini tentu menjadi kemudahan awal bagi bangsa ini jika ingin mengembangkan batu akik Indonesia menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

Masyarakat kita sebenarnya sudah menyukai batu akik sejak puluhan tahun yang silam. Banyak orang yang sebenarnya menyukai batu akik namun enggan memakai karena pada waktu itu pemakaian batu akik dianggap berhubungan dengan dunia klenik. Namun sekarang kondisinya berubah, batu akik sudah dianggap hal yang lazim bagi masyarakat. Ini berarti, meskipun demam batu akik akan mengalami penurunan, masih tetap menyisakan konsumen setia. Dan perkembangan bisnis batu akik akan tetap stabil apabila terjadi atau dilakukan hal-hal sebagai berikut:
  1. Dukungan Pemerintah dan Publik Figur. Pemerintah dapat melakukan kebijakan strategis agar bisnis batu akik bisa bertahan dan semakin berkembang. Pemerintah bisa membantu dengan menyediakan lahan usaha sebagai tempat yang dijadikan pusat penjualan batu akik. Standarisasi harga mutlak dilakukan agar bisnis batu akik bisa dijadikan investasi yang menguntungkan. Ketenaran publik figur seperti pejabat dan artis dapat juga digiatkan untuk mempromosikan batu akik nusantara agar tetap eksis. Seperti yang dilakukan bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang memakai batu cincin dan menjadi pusat perhatian masyarakat
  2. Memproduksi Aksesoris Wanita. Selama ini pangsa pasar batu akik masih sebatas menyentuh kalangan pria dengan batu akik yang dijadikan cincin. Padahal, kaum wanita adalah konsumen yang aktivitas belanja aksesorisnya lebih gila dibanding kaum pria. Varian produk batu akik untuk aksesoris wanita mesti segera diproduksi dan dipromosikan melalui berbagai media. Ide produk bisa mencotoh yang ada di serial televisi kolosal yang kini juga sedang booming di Indonesia. Produksi variasi produk batu akik harus dilakukan secara profesional dengan mendaygunakan home industri. Home industri ini dapat mensejahterakan masyarakat sekitar.
  3. Menjadikan Batu Akik Sebagai Ikon Budaya. Pemasaran batu akik bisa ditingkatkan dengan cara menjadikan batu akik ini sebagai ikon budaya. Pemerintah bekerja sama dengan swasta melibatkan produk batu akik bersama dengan promosi tempat-tempat wisata yang ada di negeri ini. Karena itu sejarah keberadaan batu akik musti disusun dengan benar agar masyarakat kita dan turis manca negara mendapatkan informasi yang akurat. 

Apabila ketiga hal tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, saya yakin prospek bisnis batu akik akan selalu menguntungkan di masa yang akan datang. Batu akik juga merupakan komoditi yang tidak memerlukan perawatan khusus, sehingga tidak menimbulkan kerepotan bagi orang yang menyukai batu akik sebagai koleksi pribadi. Berbeda dengan komoditi seperti ikan mas Louhan yang harus dirawat setiap hari setelah kita membelinya. Dari sisi kemudahan perawatan ini akan menjadikan batu akik selalu diminati dan menjadi aktivitas usaha yang memberikan keuntungan.

Mobile Night Market On North Jakarta

Admin April 11, 2015 2 Comments
(Pasar Malem di Jakarta Utara)

Apa yang akan Anda lakukan ketika tiba waktu libur akhir pekan? Banyak aktivitas menarik yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu libur akhir pekan. Sabtu malam adalah waktu yang tepat untuk sejenak bersantai dengan teman atau anggota keluarga. Ada yang memilih pergi ke kedai makanan favorit, ada yang nonton film dengan sang kekasih, ada yang mengunjungi rumah sahabat, dan berbagai aktivitas menghibur lainnya untuk melepas penat setelah berjibaku dengan rutinitas sehari-hari.

Satu hal yang menarik lagi untuk dilakukan pada libur akhir pekan adalah berbelanja di pasar malem. Yah...pasar malem adalah pusat penjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga yang sangat tersohor di negeri kita. Saya lebih senang menyebut pasar malem ini dengan julukan Mobile Night market. Mobile Night Market atau pasar malem ini adalah model bisnis lama yang masih eksis bertahan ditengah gempuran pasar modern dan berbagai pusat perbelanjaan seperti supermarket serta mall. Pasar malem ada yang diadakan pada tempat yang tetap ada yang diadakan dengan cara berpindah-pindah tempat untuk berdagang.

Di daerah Jakarta Utara, tepatnya di Jalan Teluk Semangka Sukapura, ada sekelompok pedagang yang menggelar barang dagangannya setiap akhir pekan sejak pukul 17.00 sore sampai pukul 21.30 malam, bisa seminggu sekali dan kadang juga dilakukan satu bulan sekali. Mereka merupakan tipe pedagang yang selalu berpindah-pindah tempat dalam berjualan. Dengan berdagang model seperti ini menurut pendapat mereka lebih menguntungkan dalam bisnis, karena tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk menyewa tempat. Biasanya para pelaku bisnis pasar malem ini hanya diwajibkan untuk menyetorkan uang keamanan dan kebersihan yang nilai nominalnya relatif terjangkau.

Animo masyarakat terlihat cukup tinggi karena harga barang yang di jual di Mobile Night Market ini terbilang sangat kompetitif. Selain itu kehadiran para pedagang yang mulai sering berjualan setelah Jalan Teluk Semangka Sukapura ini dicor beton, cukup menguntungkan bagi pemilik warung dan toko yang ada di sepanjang jalan ini. Jadi, Mobile Night Market On North Jakarta ini telah berhasil menerapkan bisnis model Win-Win Style yang sebelumnya pernah saya tulis pada artikel Bisnis Bengkel Motor Win-Win Style. Model bisnis ini memberi keuntungan kepada dua belah pihak, yakni masyarakat dan pedagang pasar malem itu sendiri. Usaha yang patut kita acungi jempol karena menumbuhkan semangat wirasusaha dan ide bisnis bagi warga sekitar.

Usaha Bengkel Motor Win Win Style

Admin Maret 20, 2015 1 Comment

Sepeda motor merupakan kendaraan roda dua yang paling banyak dimiliki dan digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari. Selain harganya yang terjangkau, sepeda motor sangat lincah menembus jalanan yang sering macet dan bisa melewati gang-gang sempit di sekitar wilayah padat penduduk.

Usaha penjualan sepeda motor baik untuk produk baru maupun bekas tergolong sangat menggiurkan. Apalagi dengan menjual secara kredit pengusaha akan memperoleh margin keuntungan yang sangat besar.

Maka jangan heran jika kita membeli sepeda motor, justru konsumen yang membeli secara kredit lah yang akan mendapatkan pelayanan sangat prima dan kadang pihak dealer sepeda motor memberikan bonus seperti televisi atau barang yang lainnya sesuai pilihan konsumen. Tak heran persaingan antar dealer sepeda motor juga cukup "sengit" dan gencar melakukan promosi besar-besaran.

Karena jumlah konsumen pemilik sepeda motor sangat banyak, usaha bengkel motor juga tak mau kalah dengan dealer jual beli sepeda motor dalam memperluas bisnisnya. Meski bengkel sepeda motor bertebaran bak kacang goreng, namun usaha ini terbilang menjanjikan dan jarang yang mengalami kerugian.

Nah, ada salah satu model bisnis bengkel sepeda motor yang bisa diterapkan bagi Anda yang akan membuka usaha bengkel sepeda motor sendiri. Baik bengkel untuk semua merk motor alias bengkel umum maupun bengkel khusus seperti bengkel Vespa, bengkel motor lawas, bengkel motor modifikasi, dan lain sebagainya.

Untuk bengkel sepeda motor umum model bisnis yang bisa diterapkan adalah dengan model yang saya beri nama "Win Win Style". Pada model ini ongkos service sepeda motor terpisah dengan penjualan suku cadang atau spare part. Artinya pemilik bengkel hanya menjual spare part saja, kemudian ongkos service ditentukan sendiri oleh montir yang menangani perbaikan dengan standar ongkos yang sudah disepakati oleh montir dan pemilik bengkel.

Dengan model "Win Win Style" ini kedua belah pihak akan memperoleh keuntungan dan kepuasan yang tinggi dalam menjalankan bisnis ini. Pemilik bengkel tidak perlu pusing menghitung laba penjualan spare part yang bercampur dengan ongkos service, kemudian montir juga merasa senang karena bisa menggenjot penghasilan dengan cara memberikan service yang handal dan cekatan. Dus berarti memberikan kepuasan tambahan kepada konsumen.

Agar bisnis bengkel motor model ini bisa tetap eksis, perlu komunikasi yang baik antara pemilik bengkel dan para montir untuk mau mentaati kesepakatan bisnis yang harus dipenuhi. Kegagalan mungkin saja terjadi apabila ada kesalahpahaman antara pemilik bengkel, montir, dan konsumen. Jika ini terjadi, maka perlu diselesaikan segera agar tidak menimbulkan kerugian atau citra yang buruk dari konsumen. Bagaimana...Anda tertarik untuk mencoba usaha bengkel sepeda motor dengan model seperti ini? :)

(Bengkel Sepeda Motor Tak Pernah Sepi)

Komentar Pengunjung