Kemana Kupu-kupu Itu Pergi

Admin November 05, 2014 2 Comments

Kemana kupu-kupu itu pergi?
Yang menari dan menyanyi setiap pagi,
bercanda tanpa kenal basa-basi,
terbang meliuk-liuk indah dalam harmoni...

Pagi ini tak ada lagi serdadu butterfly,
yang berbaris rapi nan semampai,
mencari habitat yang sesuai...

Pagi ini tak kulihat lagi gigi emas simbah,
memanen padi yang melimpah,
tersenyum manis atas rizki yang tercurah penuh berkah...

Dan aku terus-menerus bertanya...kemana kupu-kupu itu pergi ???
....................................................
Sesaat kemudian aku tersadar,
astaga...umurku sudah kepala tiga !!!

(Gambar: thetatrend.com)

Aspirasi Si Penjual Tahu

Admin November 05, 2014 Add Comment
(Gambar: dmakanan.blogspot.com)
Salam Sukses Selalu ...
Malam ini dagangan tahu bang Tarso sudah hampir habis. Setiap hari bang Tarso menjajakan dagangan tahu bulat goreng dari satu komplek ke komplek lainnya di sekitar perumahan Bea Cukai, Sukapura. Profesi sebagai penjual tahu merupakan pilihan yang logis bagi bang Tarso untuk menafkahi anggota keluarganya. Lelaki asal kota Brebes, Jawa Tengah ini berprinsip, apapun akan dijalani asalkan itu adalah sumber rezeki yang halal.

Tarso menceritakan keluhannya yakni kenaikan harga cabe rawit yang semula harganya delapan ribu rupiah per seperempat kilogram, kini tiba-tiba saja bin ajaib harga cabe rawit tersebut naik menjadi tiga belas ribu rupiah per seperempat kilonya. Tarso menjadi sangat galau mengingat cabe rawit merupakan makan pendamping wajib bagi gorengan tahunya. Dan yang membuat dia tambah kesal adalah BBM belum naik lha kok harga sembako sudah naik duluan. Meskipun Tarso bukanlah seorang ahli keuangan atau moneter, menurut Tarso kenaikan harga ini terbilang tidak wajar. Tarso juga mengkritik anggota DPR dan pemerintah yang bukannya sibuk mengurusi rakyat malah asyik ribut tentang kepentingan mereka sendiri.

Selain Tarso ada juga temannya Tujo si penjual buah keliling yang juga menyampaikan aspirasi ke sesama pedagang keliling. Tujo mengeluhkan kenaikan harga plastik pembungkus buah. Meskipun kenaikan harga plastik tidak sebesar kenaikan harga cabe rawit, bagi Tarso dan Tujo inflasi kali ini pasti akan semakin memberatkan kehidupan wong cilik. Bagi mereka pemerintah tidak perlu memberikan bantuan macam-macam, sementara mereka harus mengeluarkan uang empat kali lipat dari biasanya. Akankah aspirasi Tarso dan Tujo akan terdengar sampai ke gedung dewan atau istana negara ???

Akibat Berkurangnya Jumlah Pohon

Admin November 04, 2014 Add Comment


Salam Sukses Selalu...
Udara yang segar, pemukiman yang hijau, dan lingkungan tempat tinggal yang terbebas dari bencana banjir adalah harapan semua warga masyarakat. Dengan lingkungan tempat tinggal yang asri, sejuk, dan nyaman tentu kualitas hidup akan terasa berbeda. Manusia dengan keadaan lingkungan yang seperti itu akan betah dan bahagia bersama anggota keluarga.

Namun, pada kenyataannya bagi kita yang tinggal di wilayah perkotaan pasti selalu merasakan kekhawatiran akan tiga hal yang mengganggu keharmonisan hidup kita. Tiga hal yang dimaksud diantaranya adalah Banjir, Macet, dan Suhu Udara Yang Panas. Ketiga masalah tersebut sudah lazim dialami oleh masyarakat perkotaan seperti Jakarta.

Tahukah Anda bahwa ketiga masalah tersebut adalah akibat dari berkurangnya jumlah pohon yang ada di wilayah perkotaan. Penebangan pohon untuk pembangunan sarana fisik seperti jalan maupun bangunan rumah dan gedung, dengan penataan yang tidak baik menyebabkan kemacetan yang cukup parah dan terjadi hampir setiap hari. Istilah kasarnya, kalau ingin tidak macet ya coba saja tanam sejuta pohon di jalan raya, betul tidak??? (Hehehehe).

Fungsi pohon sebagai penyimpan atau penyerap air semakin hilang keberadaannya di kota-kota besar. Akibatnya ketika musim hujan tiba, aliran air menjadi tidak terkontrol. Dan saat musim kemarau, udara juga menjadi sangat panas karena jumlah oksigen dari pohon semakin berkurang. Akhirnya, kita yang tinggal di daerah seperti ini akan sangat tersiksa. Bahkan, banyak pengguna kendaraan bermotor yang mengidap penyakit streess dan darah tinggi. Akankah kita bertahan dengan keadaan seperti ini ???

Kuas Kehidupan

Admin November 02, 2014 Add Comment

Salam sukses selalu...
Hidup jika diibaratkan lukisan, maka hidup merupakan peluang yang tidak terbatas untuk menciptakan sebanyak mungkin lukisan yang indah dan bermakna. Lukisan yang memuaskan batin siapapun orang yang melihatnya, termasuk diri sang pelukis tersebut.

Lukisan yang indah akan terbentuk apabila sang pelukis menggoyangkan kuas pada kanvas yang sudah disediakan dengan penuh keyakinan, penuh konsentrasi, dan emosi yang terkendali dengan baik. Emosi yang dimaksud adalah menjaga mood yang dengan susah payah didapatkan agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif diluar imajinasi sang pelukis.

Sekarang, kuas kehidupan sebenarnya sudah ada pada diri kita sejak lahir. Kita tinggal menggoyangkan kuas tersebut dengan teknik yang bagus dan tepat. Lukislah apa yang kita impikan. Jadikan hidup kita seperti lukisan yang indah, yang membuat orang yang melihat turut merasakan keindahan itu.

Asyiknya Belajar Fotografi

Admin November 01, 2014 Add Comment

Salam Sukses Selalu...
Foto merupakan salah satu media seni dan media informasi yang menarik bagi orang yang melihatnya. Peristiwa penting yang sulit untuk disampaikan lewat kalimat berita, bisa diwakili dengan foto peristiwa yang bersangkutan.

Dunia potret-memotret dengan kamera foto adalah hal yang sangat mengasyikkan bagi orang yang pernah mencobanya. Walaupun hanya menggunakan kamera handphone, kita sudah bisa belajar fotografi dan mengasah ketrampilan mengambil gambar diam ini. Namun, jika kita memiliki kamera jenis SLR misalnya, maka hasilnya lebih tokcer lagi. Jadi, bagi saya tidak masalah, apakah kita memakai kamera seadanya atau memakai kamera profesional, belajar fotografi tidak perlu ditunda-tunda. Bagaimana dengan Anda?

Komentar Pengunjung