Tampilkan postingan dengan label Macet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Macet. Tampilkan semua postingan

Apakah Tol Cikapali Dapat Mengurangi Kemacetan?

Admin Juni 08, 2015 1 Comment
Tol Cikapali, Foto: bisnis.liputan6.com
(Tol Cikapali, Foto: bisnis.liputan6.com)

Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) sepanjang 116 km telah selesai dibangun. Pembangunan jalan tol Cikapali ini merupakan salah satu solusi yang diambil pemerintah untuk mengurangi kemacetan yang sangat parah yang terjadi di jalanan di sepanjang jalur Pantura dan sekitarnya. Kemacetan yang terjadi saat musim mudik lebaran setiap tahunnya ini jelas sangat merugikan negara dan masyarakat. Bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan saat lalu lintas tengah mengalami kemacetan adalah salah satu bentuk pemborosan keuangan negara karena BBM yang diproduksi dengan susah payah dihambur-hamburkan secara sengaja karena "kebodohan" manusia itu sendiri.

Namun, yang sangat disayangkan adalah bahwa pembangunan infrastruktur jalan untuk mengatasi kemacetan ini tidak dilaksanakan secara serentak di semua titik atau wilayah yang sering mengalami penumpukkan jumlah kendaraan bermotor. Yah, memang harus kita akui bahwa kondisi keuangan negara yang sebenarnya cukup untuk digunakan membangun infrastruktur menjadi kurang akibat pengelolaan dan akibat korupsi yang dilakukan oknum tertentun.

Bagaimana dengan jalur Brebes-Purwokerto yang merupakan jalur yang sangat parah kemacetannya? Jalur ini merupakan jalur mudik padat yang lokasinya berada di daerah perbukitan dan pegunungan. Tahun 2014 yang lalu banyak pemilik kebun dan ladang di daerah Brebes yang protes karena kebun atau ladangnya rusak akibat jalan setapak yang digunakan untuk jalur pejalan kaki dilewati puluhan ribu kendaraan bermotor. Memperbaiki area kebun dan ladang yang rusak jelas bukan perkara yang mudah.

Menurut para sopir Bus antar kota-antar provinsi yang pernah saya temui di terminal Bus Pulogadung, banyak bus-bus yang tetap menggunakan jalur umum dan tidak mau menggunakan jalan tol Cikapali karena alasan teknis yakni bahwa jalur Tol Cikapali ini tidak melewati agen-agen bus dan rumah makan yang dijadikan tempat pengecekan penumpang oleh beberapa perusahaan bus. Dan untuk merubah lokasi pengecekan pada pos-pos yang sudah ada jelas belum dapat dilakukan. Alhasil, jalur tol Cikapali ini hanya akan dilalui oleh mayoritas kendaraan pribadi. Itu artinya pada jalur pantura seperti di simpang Yongmin dan yang lainnya akan tetap terjadi kemacetan.

Akibat Berkurangnya Jumlah Pohon

Admin November 04, 2014 Add Comment


Salam Sukses Selalu...
Udara yang segar, pemukiman yang hijau, dan lingkungan tempat tinggal yang terbebas dari bencana banjir adalah harapan semua warga masyarakat. Dengan lingkungan tempat tinggal yang asri, sejuk, dan nyaman tentu kualitas hidup akan terasa berbeda. Manusia dengan keadaan lingkungan yang seperti itu akan betah dan bahagia bersama anggota keluarga.

Namun, pada kenyataannya bagi kita yang tinggal di wilayah perkotaan pasti selalu merasakan kekhawatiran akan tiga hal yang mengganggu keharmonisan hidup kita. Tiga hal yang dimaksud diantaranya adalah Banjir, Macet, dan Suhu Udara Yang Panas. Ketiga masalah tersebut sudah lazim dialami oleh masyarakat perkotaan seperti Jakarta.

Tahukah Anda bahwa ketiga masalah tersebut adalah akibat dari berkurangnya jumlah pohon yang ada di wilayah perkotaan. Penebangan pohon untuk pembangunan sarana fisik seperti jalan maupun bangunan rumah dan gedung, dengan penataan yang tidak baik menyebabkan kemacetan yang cukup parah dan terjadi hampir setiap hari. Istilah kasarnya, kalau ingin tidak macet ya coba saja tanam sejuta pohon di jalan raya, betul tidak??? (Hehehehe).

Fungsi pohon sebagai penyimpan atau penyerap air semakin hilang keberadaannya di kota-kota besar. Akibatnya ketika musim hujan tiba, aliran air menjadi tidak terkontrol. Dan saat musim kemarau, udara juga menjadi sangat panas karena jumlah oksigen dari pohon semakin berkurang. Akhirnya, kita yang tinggal di daerah seperti ini akan sangat tersiksa. Bahkan, banyak pengguna kendaraan bermotor yang mengidap penyakit streess dan darah tinggi. Akankah kita bertahan dengan keadaan seperti ini ???

Komentar Pengunjung