Tampilkan postingan dengan label batu akik Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu akik Indonesia. Tampilkan semua postingan

Antara Batu Akik Dan Jasmerah

Admin April 18, 2015 1 Comment

(Batu Akik)

Batu Akik telah tumbuh dan berkembang menjadi sebuah entitas sejarah yang tak akan pernah terlupakan. Sejak booming selama dua tahun terakhir, batu akik telah banyak merubah cerita atau kisah dibalik hiruk pikuknya manusia menjadi satu babak yang unik dan berkesan terutama untuk para penggemar dan kolektor batu akik Indonesia. Batu akik bukan lagi sekedar menjadi hobi bagi penggemarnya, tetapi batu akik telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah.

Seseorang yang menggemari atau mengoleksi batu akik tidak boleh dianggap remeh alias mencibir dan mengganggap bahwa ini bukanlah perkara yang penting. Menyukai batu akik bukan sekedar karena rasa suka saja, lebih dari itu ada pemahaman istimewa yang bisa kita dengar dari para pecinta batu akik.

Bung Karno dulu sering melantunkan istilah atau slogan "Jasmerah". Jasmerah adalah kependekan dari kalimat "Jangan sekali-kali melupakan sejarah!". Bung Karno menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah kehidupan dirinya. Sejarah disini maksudnya adalah segenap unsur yang terlibat dimasa yang lalu dalam menentukan berbagai peristiwa yang begitu berharga. Unsur-unsur tersebut meliputi manusia, sistem, sumber daya alam, perangkat hukum, norma, dan berbagai kekayaan budaya yang setia menemani jatuh bangunnya usaha bangsa ini dalam meraih kemerdekaan yang hakiki.

Berbicara tentang batu akik, bukan hanya berbicara tentang keindahan, alam metafisika, atau berbicara tentang bisnis batu akik. Berbicara tentang batu akik berarti pula bahwa kita sedang menelusuri sejarah atau jejak alam yang menggambarkan bagaimana sebuah batu akik bisa terbentuk dan bisa digunakan sebagai aksesoris atau perhiasan bagi manusia.

Ini berarti orang yang benar-benar mencintai batu akik, tengah memahami dahsyatnya peristiwa alam yang menjadikan batu akik ini terbentuk selama beratus-ratus bahkan berjuta-juta tahun yang lalu dari magma gunung berapi. Secara tidak langsung, dengan memahami proses terbentuknya batu akik, kita juga sedang belajar tentang sejarah alam semesta ciptaan Ilahi.

Fenomena boomingnya batu akik di Indonesia mudah-mudahan dapat menyadarkan kita bahwa tanah air kita ini memiliki potensi tambang yang sangat besar, yakni pertambangan batu akik. Jangan sampai nasib batu akik Indonesia akan sama seperti nasib emas Papua yang "dirampas" secara halus melalui MoU yang mendahulukan kepentingan jangka pendek segelintir orang. Orang-orang seperti ini telah sukses menjual salah satu kekayaan alam Indonesia dengan harga yang sangat murah sekali.

Jika mengingat kata "Jasmerah" yang dulu sering diucapkan Bung Karno, maka sebagai bangsa yang tak pernah melupakan sejarah kita harus menjaga agar salah satu kekayaan alam kita yakni batu akik tidak jatuh ke tangan-tangan oknum yang memanfaatkan situasi untuk meraih keuntungan pribadi. Batu akik Indonesia adalah milik seluruh rakyat.

Lagu Wali Band Tentang Batu Akik

Admin April 14, 2015 3 Comments

Respon positif terhadap dunia per-batu akik-an Indonesia dilakukan oleh sebagian publik figur dari mulai artis sampai pejabat. Ada satu grup band terkenal di nusantara yang merilis sebuah lagu tentang batu akik. Lagu yang berjudul "Antara Aku, Kau, dan Batu Akikku" ini sangat asyik sekali untuk didengarkan, dan kalau Anda adalah pecinta batu akik, terutama Batu Akik Bacan dan Batu Akik Kalimaya, Anda pasti akan tersenyum-senyum geli sendiri mendengarkan lagu tersebut. Terus terang lagu ini sangat menghibur masyarakat Indonesia yang lagi demam batu alias lagi gencar-gencarnya memburu batu. Hati-hati jika suatu saat Pak Polisi melakukan razia batu cincin di jalan raya (Hahahaha...).

Berikut ini adalah lirik lagu Wali Band yang berjudul Antara Aku, Kau, dan Batu Akikku:
neng sayang abang mau bilang


sekarang semua orang demam batu

neng sayang please tolongin abang

abang pun ingin ikut punya batu

(abang boleh saja pengen punya batu

asal jangan duakan hatiku)


eneng abang mau ke pasar

beli batu bacan yang besar

(eneng mau ikut, eneng mau ikut
eneng mau ikut, eneng mau ikut)


eneng abang mau ke kota

tuk beli batu kalimaya

(eneng mau ikut, eneng mau ikut
eneng mau ikut, eneng mau ikut)


neng sayang kasihani abang

abang pun ingin kaya orang-orang


(abang boleh saja pengen punya batu

asal jangan duakan hatiku)


eneng abang mau ke pasar

beli batu bacan yang besar

(eneng mau ikut, eneng mau ikut
eneng mau ikut, eneng mau ikut)


eneng abang mau ke kota

tuk beli batu kalimaya

(eneng mau ikut, eneng mau ikut
eneng mau ikut, eneng mau ikut)


(eneng mau ikut, eneng mau ikut

eneng mau ikut, eneng mau ikut)


eneng abang mau kepasar

beli batu bacan yang besar

eneng abang mau ke kota
tuk beli batu kalimaya


(eneng mau ikut, eneng mau ikut

eneng mau ikut, eneng mau ikut)

[Sumber : youtube.com]

Selain itu ada juga lagu lain yang berjudul "Ada Gajah Dibalik Batu", tetapi bagi saya lagu yang menarik untuk didengarkan adalah lagu pertama tadi yang berjudul "Antara Aku, Kau, dan Batu Akikku". Bagaimana menurut Anda?

Media Cetak Khusus Batu Akik

Admin April 13, 2015 2 Comments
(Informasi Prospek Bisnis Batu Mulia Pada Majalah Intisari)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata akik sebagai kata benda memiliki arti batu berwarna atau istilah geologi yang berarti batu berlapis-lapis yang berwarna. Ini selaras dengan variasi batu akik yang ada di Indonesia yang memiliki berbagai motif dan warna yang sangat menawan. Setiap daerah memiliki jenis batu akik yang unik dan menarik perhatian para pecinta dan kolektor batu akik. Di Indonesia daerah yang tidak memiliki bahan baku batu akik adalah Jakarta. Hal ini karena sebagian besar wilayah DKI Jakarta dulunya adalah kawasan rawa-rawa, jadi potensi Jakarta bukanlah batu akik melainkan banjir, eh maksud saya air (hehehe....).

Minat masyarakat Indonesia terhadap batu akik saat ini sedang tinggi-tingginya. Bahkan, ada beberapa orang yang sengaja datang berkunjung ke pulau atau provinsi yang jauh dari rumah tempat tinggalnya hanya untuk berburu batu akik yang mereka inginkan. Justru, di tempat asalnya harga batu akik kadang lebih mahal ketimbang daerah lainnya.

Agar informasi mengenai batu akik Indonesia ini lebih akurat dan bisa dijadikan pedoman dalam penentuan harga batu akik yang standar, media cetak khusus batu akik sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat. Memang benar bahwa di internet kita dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang batu akik dan harganya. Tetapi yang perlu kita ingat bahwa pecinta batu akik yang ada di Indonesia ini sebagian besar adalah orang yang jarang menggunakan internet dalam keseharian. Pertanyaannya adalah kenapa belum banyak penerbit yang mau mencetak tabloid, koran, atau majalah khusus tentang batu akik?

Sepanjang pengamatan saya, baru ada satu majalah yang khusus membahas dan memberi berita tentang batu akik yakni Majalah IGS (Atau jangan-jangan saya yang kurang info...hehehehe). Sementara media cetak lainnya hanya mengulas berita batu akik sebagai berita sisipan atau artikel tambahan. Seperti yang dilakukan majalah intisari edisi April 2015 yang membahas tentang investasi batu mulia (akik) dan prospeknya di masa yang akan datang. Penetrasi media sebenarnya bisa dijadikan penguat kestabilan pamor batu akik agar tidak menghilang di masa-masa yang akan datang.

Media cetak khusus batu akik apabila tersedia berlimpah di pasaran akan dapat meningkatkan pamor batu akik di Indonesia. Dengan edukasi yang baik, sebuah media cetak khusus batu akik bahkan akan dapat meningkatkan potensi ekonomi bangsa dengan cara menyajikan informasi yang berkaitan dengan pengolahan dan pemasaran batu akik Indonesia sesuai dengan standar internasional. Dengan demikian diharapkan batu akik Indonesia bisa dijadikan ikon pariwisata. Para wisatawan yang datang berkunjung tentu akan senang jika mereka mendapatkan cindera mata berupa cincin batu akik dan perhiasan wanita yang terbuat dari batu akik. Sekarang apakah Anda tertarik untuk memproduksi media cetak khusus batu akik?

Komentar Pengunjung