Tampilkan postingan dengan label tips sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips sukses. Tampilkan semua postingan

Resep Sukses Adalah Prioritaskan Kebutuhan

Admin Oktober 30, 2014 1 Comment

Salam Sukses Selalu...
Seorang pakar keungan Safir Senduk mengatakan bahwa keinginan itu sifatnya tak terbatas, sedangkan kebutuhan itu selalu ada batasnya. Misalnya, kita tiba-tiba merasa sangat lapar, maka kebutuhan kita adalah makanan. Tak perlu harganya mahal, yang penting memenuhi standar gizi yang dibutuhkan tubuh manusia.

Beda lagi ketika kita tiba-tiba kepingin makan seafood di sebuah restoran terkenal, yang selain rasanya lezat harganya juga mahal, nah...yang seperti itu namanya memenuhi keinginan bukan kebutuhan. Karena, belum tentu pada saat sedang menyantap seafood tersebut kita sedang merasakan lapar.

Banyak manusia di muka bumi ini sulit meraih  kesuksesan hidup karena lebih memprioritaskan keinginan. Karena sifatnya tak terbatas, keinginan lebih sukar untuk diwujudkan. Seharusnya kita lebih memprioritaskan kebutuhan agar tidak menyesal di kemudian hari. Boleh-boleh saja memenuhi keinginan, tetapi coba kita cek list dulu apakah kebutuhan kita sudah terpenuhi (ter-manage dengan baik) atau belum.

Step By Step

Admin September 30, 2014 Add Comment

Salam Sukses Selalu...
Pembaca dan Sobat Blogger yang baik hati, ternyata belajar sabar itu nggak gampang lho? Sifat manusia yang ingin serba instan menjadikan hikmah dari kesabaran sulit dirasakan.

Dalam hati dan pikiran manusia pasti terbesit begitu banyak hasrat atau keinginan yang harus diwujudkan atau harus terwujud. Jika tidak terwujud dalam waktu dekat biasanya kebanyakan orang akan mengalami frustasi. Manusia selalu kepingin apa-apa serba cepat dan instan.

Perlu Anda ketahui bahwa banyak pakar dan motivator kesuksesan mengatakan berulang kali bahwa kenikmatan dan kebahagiaan tertinggi akan terasa ketika individu telah sukses meraih impian setelah melewati proses yang bertahap, step by step kata kakek saya. Proses yang dilakoni step by step inilah yang bisa membangun suatu kebahagiaan permanen yang membuat manusia merasa bahwa hidupnya telah sempurna.

Nah...berangkat dari pemahaman tersebut sudilah kiranya Anda untuk merubah kebiasaan melakukan hal yang tergesa-gesa alias nggak sabaran. Menjadi pribadi-pribadi yang penuh kesabaran dalam arti mencintai proses step by step. Bukankah orang sabar itu disayang Tuhan?

Berkat Doa Nenek

Admin Juli 04, 2014 Add Comment

Salam Sukses Selalu....
Pembaca dan Sobat Blogger yang baik hati, pada kesempatan yang indah ini saya ingin berbagi pengalaman yang semoga bermanfaat bagi Anda. Pengalaman yang selalu saya resapi dan fikirkan hikmahnya.

Tujuh belas tahun yang lalu, yakni sekitar tahun 1997 saya mengalami kecelakaan saat menggunakan sepeda motor selepas pulang sekolah di SMUN 2 Purwokerto. Waktu itu saya menabrak seorang laki-laki paruh baya yang sedang membawa bambu "lanjaran" yang digunakan untuk membuat pagar di pinggir sawah.

Tanda-tanda sebelum kecelakaan adalah perasaan saya yang seperti orang linglung. Saya tiba-tiba menjadi salah jalan ketika menuju ke rumah. Berkali-kali salah arah dan saat melewati jalur yang biasa saya lewati, tanpa disadari "jebret" saya mengalami kecelakaan tersebut. Alhamdulillah saya selamat dan terjatuh dalam posisi jongkok seperti baru saja melakukan gerakan roll ke depan. Sementara sepeda motor saya meluncur sejauh sepuluh meter lebih. Namun, yang membuat saya sedih adalah kondisi orang yang saya tabrak, tampak parah dan harus dibawa ke rumah sakit.

Dua minggu setelah kecelakaan dan motor sudah diservis total, saya mantapkan diri untuk mengunjungi rumah simbah saya yang berada di Purworejo. Simbah tampaknya sudah mendengar kabar musibah yang saya alami. Entah firasat apa yang membuat saya ingin ketemu simbah Rokhaniah.

Dengan sedikit berkaca-kaca saya cium tangan simbah. Belum sempat saya berbicara, simbah sudah berkata terlebih dahulu. Simbah berkata:"yo wis nduk, cukup sepisan wae...". Sebuah kalimat yang simple yang keluar dari orang tua yang sangat menyayangi cucunya.

Bertahun-tahun saya renungi, ternyata ucapan yang keluar dari bibir almarhum simbah merupakan sebuah doa yang saya yakin adalah doa yang mustajab. Setelah kejadian tersebut Alhamdulillah saya tidak pernah mengalaminya lagi, walaupun saya sering pergi ke luar kota menggunakan sepeda motor. Kadang saya ke Jogja untuk membeli buku murah, kadang ke Bandung untuk mengunjungi sahabat saya yang pada waktu itu kuliah disana.

Karena itulah sobat...jangan sepelekan orang tua, siapapun itu. Baik orang tua kandung, kakek atau nenek, paman atau bibi, mereka semua adalah sumber berkah bagi kehidupan kita. Sering-seringlah bersilaturahmi dan minta didoakan disamping kewajiban kita untuk mendoakan mereka juga. Semoga dengan demikian hidup kita akan semakin mudah dan lancar. Selamat di dunia dan akhirat. Terima kasih simbah, semoga engkau mendapat tempat terindah disana. Amiin.

Hidup Itu Indah

Admin Juni 25, 2014 Add Comment

Salam Sukses Selalu ...
Pembaca dan Sobat Blogger yang baik hati, setiap orang pasti mempunyai cita-cita, keinginan, atau impian dalam hidupnya. Hidup yang layak dan nyaman adalah impian semua manusia.

Mewujudkan impian bagi sebagian orang menjadi mimpi buruk yang harus dijalani. Pekerjaan dan rutinitas yang melelahkan bahkan kadang-kadang membosankan menghiasi hari-hari kita. Jika tidak tegar dan sabar, frustasi bisa muncul setiap saat.

Kuncinya adalah merubah cara berpikir atau cara pandang kita terhadap peristiwa dan pengalaman hidup yang kita jalani. Apabila kita berfikir bahwa hidup itu indah dengan penuh keyakinan maka pengalaman-pengalaman pahit niscaya bisa kita hindari dengan trik-trik yang mujarab.

Sering-seringlah mengupdate informasi dan pengalaman hidup orang lain yang senasib dengan Anda, ikuti trik atau jurus jitu mereka yang telah berhasil bangkit dari keterpurukan. Mudah-mudahan dengan berbagi informasi positif, langkah dan gerak kita menjadi terarah. Dengan begitu antara impian dan hasil yang terwujud tidak terjadi kesenjangan.

Komentar Pengunjung