Header Ads

test
  • Home
  • Berita
  • Bisnis
  • Belanja
  • Gadget
  • Game
  • Investasi
  • Sekolah
  • Komputer
  • Puisi
  • Privacy Policy
  • Wisata
  • Handphone Android One Belum Tersedia Di Toko

    Google telah memperkenalkan smartphone Android One dengan sistem terbaru dan tercepat, Android Lollipop. Produk ini diciptakan oleh Google agar smartphone kita selalu memiliki performa cepat, lebih responsif, dan secara otomatis akan ter-update versi Android terbaru dengan syarat menggunakan SIM CARD dari provider partner Android One yakni Telkomsel

    Google menjamin bahwa produk ini dapat membantu mengurangi pemakaian data internet yang kita gunakan, baik saat kita menggunakan Google Search, YouTube, Chrome, dan aplikasi internet lainnya. Hal ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi para pecinta gadget yang hobi sekali mengakses internet. Dan perlu kita ingat bahwa aplikasi sosial media seperti Facebook, BBM, Google Plus membutuhkan pemakaian data internet yang cukup tinggi. Nah, diharapkan produk smartphone dari Google ini akan membuat aktivitas kita di sosial media semakin asyik dan menyenangkan.

    "Diciptakan untuk memberi pengalaman terbaik dari seluruh aplikasi dan layanan Google favorit Anda, semua hanya dalam satu sentuhan atau ketukan" adalah slogan yang digunakan untuk memberikan informasi produk ini kepada pelanggan. Dan dengan menggunakan SIM CARD Telkomsel, kita bisa mendapatkan upgrade gratis versi terbaru Android (dan ini bisa dilakukan tanpa menggeluarkan ongkos pemakaian data), dan kita juga bisa download gratis semua aplikasi dari Google Play Strore sampai sebesar 200 MB per bulan. Dengan Play Store tentu saja kita dapat memilih aplikasi seperti games sesuka hati.

    Berikut ini beberapa merk smartphone yang digandeng Google untuk digunakan sebagai hardware gadget Android one dan spesifikasinya :

    Evercross One X dengan spesifikasi :
    • Layar 4.5" FWVGA
    • Cortex A7 1.3 GHz Quad-Core processor
    • 1GB RAM
    • Penyimpanan 8 GB (bisa diupgrade sampai 32 GB)
    • Dual micro SIM
    • Kamera depan dan belakang (2MP dan 5 MP)
    • Lithium-ion dapat diisi ulang, 1700mAh
    • Android™ Lollipop (dan mendapatkan versi baru segera setelah dirilis)


    Mito Impact

    • Layar 4.5" FWVGA
    • Cortex A7 1.3 GHz Quad-Core processor
    • 1GB RAM
    • Penyimpanan 8 GB (bisa diupgrade sampai 32 GB)
    • Dual micro SIM
    • Kamera depan dan belakang (2MP dan 5 MP)
    • Lithium-ion dapat diisi ulang, 1700mAh
    • Android™ Lollipop (dan mendapatkan versi baru segera setelah dirilis)

    Nexian Journey One
    • Layar 4.5" FWVGA
    • Cortex A7 1.3 GHz Quad-Core processor
    • 1GB RAM
    • Penyimpanan 8 GB (bisa diupgrade sampai 32 GB)
    • Dual micro SIM
    • Kamera depan dan belakang (2MP dan 5 MP)
    • Lithium-ion dapat diisi ulang, 1700mAh
    • Android™ Lollipop (dan mendapatkan versi baru segera setelah dirilis)


    Nah, kalau kita perhatikan dari ketiga merk smartphone tersebut dapat dilihat bahwa spesifikasinya sama persis dan ini memang salah satu permintaan dari Google agar Android One memiliki spesifikasi yang sama atau standar. Dengan harga sekitar Rp. 1.000.000,- an, kita sudah bisa memiliki smartphone handal buatan Google yang bekerja sama dengan rekanan bisnisnya. Google sendiri berani menjamin bahwa produk ini sangat handal digunakan.

    Kebetulan saya sempat menanyakan tentang smartphone atau handphone Android One ke beberapa toko atau counter handphone. Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui sama sekali tentang keberadaan handphone ini padahal saya ingin sekali mencoba produk keluaran google ini. Yah, itu karena saya sendiri yakin bahwa sesuatu yang dikeluarkan oleh Google pastilah bukan sembarang produk atau layanan. Kita dapat merasakan bahwa aplikasi Google seperti GMail, Google Plus, Youtube, dan tentu saja Google Search itu sendiri selama ini sangat membantu aktivitas kita sehari-hari.

    Dan kita tentu ingin nanti jika sudah menyebar di pasaran smartphone Android One ini mempunyai layanan service dan suku cadang yang mumpuni agar tidak mengecewakan pelanggan mengingat layanan purna jual produk elektronik dan handphone di Indonesia tergolong buruk. Google tentu tidak ingin nama besarnya terganggu jika terjadi keluhan-keluhan berkaitan dengan produk Android One ini.

    [Sumber : http://www.android.com/one/]

    Tidak ada komentar