Usaha Bengkel Motor Win Win Style

Admin Maret 20, 2015 1 Comment

Sepeda motor merupakan kendaraan roda dua yang paling banyak dimiliki dan digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari. Selain harganya yang terjangkau, sepeda motor sangat lincah menembus jalanan yang sering macet dan bisa melewati gang-gang sempit di sekitar wilayah padat penduduk.

Usaha penjualan sepeda motor baik untuk produk baru maupun bekas tergolong sangat menggiurkan. Apalagi dengan menjual secara kredit pengusaha akan memperoleh margin keuntungan yang sangat besar.

Maka jangan heran jika kita membeli sepeda motor, justru konsumen yang membeli secara kredit lah yang akan mendapatkan pelayanan sangat prima dan kadang pihak dealer sepeda motor memberikan bonus seperti televisi atau barang yang lainnya sesuai pilihan konsumen. Tak heran persaingan antar dealer sepeda motor juga cukup "sengit" dan gencar melakukan promosi besar-besaran.

Karena jumlah konsumen pemilik sepeda motor sangat banyak, usaha bengkel motor juga tak mau kalah dengan dealer jual beli sepeda motor dalam memperluas bisnisnya. Meski bengkel sepeda motor bertebaran bak kacang goreng, namun usaha ini terbilang menjanjikan dan jarang yang mengalami kerugian.

Nah, ada salah satu model bisnis bengkel sepeda motor yang bisa diterapkan bagi Anda yang akan membuka usaha bengkel sepeda motor sendiri. Baik bengkel untuk semua merk motor alias bengkel umum maupun bengkel khusus seperti bengkel Vespa, bengkel motor lawas, bengkel motor modifikasi, dan lain sebagainya.

Untuk bengkel sepeda motor umum model bisnis yang bisa diterapkan adalah dengan model yang saya beri nama "Win Win Style". Pada model ini ongkos service sepeda motor terpisah dengan penjualan suku cadang atau spare part. Artinya pemilik bengkel hanya menjual spare part saja, kemudian ongkos service ditentukan sendiri oleh montir yang menangani perbaikan dengan standar ongkos yang sudah disepakati oleh montir dan pemilik bengkel.

Dengan model "Win Win Style" ini kedua belah pihak akan memperoleh keuntungan dan kepuasan yang tinggi dalam menjalankan bisnis ini. Pemilik bengkel tidak perlu pusing menghitung laba penjualan spare part yang bercampur dengan ongkos service, kemudian montir juga merasa senang karena bisa menggenjot penghasilan dengan cara memberikan service yang handal dan cekatan. Dus berarti memberikan kepuasan tambahan kepada konsumen.

Agar bisnis bengkel motor model ini bisa tetap eksis, perlu komunikasi yang baik antara pemilik bengkel dan para montir untuk mau mentaati kesepakatan bisnis yang harus dipenuhi. Kegagalan mungkin saja terjadi apabila ada kesalahpahaman antara pemilik bengkel, montir, dan konsumen. Jika ini terjadi, maka perlu diselesaikan segera agar tidak menimbulkan kerugian atau citra yang buruk dari konsumen. Bagaimana...Anda tertarik untuk mencoba usaha bengkel sepeda motor dengan model seperti ini? :)

(Bengkel Sepeda Motor Tak Pernah Sepi)

Warung Pecel Lele Laris Manis

Admin Maret 19, 2015 1 Comment

Siapa yang tak doyan dengan makanan yang satu ini. Selain harganya yang sangat terjangkau, pecel lele masih menjadi pilihan favorit banyak orang sebagai menu sehat dan bergizi bagi keluarga. Selain gurih dan lezat, lele mengandung protein yang mempercepat pertumbuhan fisik seseorang.

Jumlah warung pecel lele termasuk yang paling banyak dan tersebar hampir di semua pusat keramaian atau pusat bisnis di seluruh nusantara terutama pulau Jawa. Di kota-kota besar seperti Jakarta, warung pecel lele sangat mudah kita temukan di sepanjang jalan pada wilayah padat penduduk.

Tak jauh dari rumah saya, tepatnya di depan RSP Firdaus Sukapura-Jakarta Utara ada sebuah warung pecel lele yang laris manis dan selalu dibanjiri pengunjung. Meski lokasi warung pecel lele ini sebelumnya pernah digusur, namun jumlah pelanggannya semakin hari semakin meningkat. Bahkan ketika saya ingin memesan menu tahu goreng, saya harus gigit jari karena menu tersebut cepat sekali habis.

Memang, usaha warung pecel lele masih menjadi primadona. Sebuah pilihan bisnis yang masuk akal mengingat animo masyarakat cukup tinggi. Usaha warung pecel lele ini juga menguntungkan peternak ikan lele yang tersebar di pulau Jawa.

Menurut perkumpulan peternak lele di Banyumas-Jawa Tengah, mereka belum bisa memenuhi banyaknya permintaan ikan lele, terutama untuk memasok kota Bandung dan Jakarta yang masih kekurangan ratusan ton ikan lele.

Apalagi saat musim banjir tiba, permintaan bibit lele dari peternak ikan lele di Jawa Barat membludak sehingga peternak ikan lele di Banyumas terpaksa membeli bibit ikan lele dari kabupaten tetangga yang harganya lebih mahal. Meski tidak menimbulkan kerugian yang cukup signifikan, namun berakibat mundurnya waktu panen ikan lele.
Hemm...bisa Anda bayangkan berapa jumlah uang yang beredar dari warung pecel lele dan ternak ikan lele ini?

(Warung Pecel Lele Depan RSP Firdaus)

Lelaki Penjemur Beha

Admin Maret 17, 2015 Add Comment
(Gambar: imelda.coutrier.com)

Ini kisah si lelaki penjemur beha,
menyambut malam bersenandung riang,
mencoba memahami goresan warna disetiap helai kain,
mendengar setiap butir yang menetes tajam,
mengembalikan alam tuk mendaur ulang kehidupan....

Lelaki penjemur beha itupun sempat terkejut,
pada seraut wajah wanita dibalik pagar rumahnya,
seolah tak percaya,
pada setiap nada yang ia mainkan,
pada setiap melodi yang berbaris rapi,
menggelantung di seutas tali yang tak pernah lapuk diremas cuaca....

Ia pun teringat pada sebuah cerita,
dari seorang anak kyai,
terdengar gamblang di telinga,
tentang riwayat sang Nabi,
yang mencuci kain sorbannya sendiri,
tatkala sang bidadari tertidur lelap,
melepas lelah dalam suatu masa,
dimana hari tlah merampas tiap tetes peluh di punggungnya....

Lelaki itu sangat memahami,
sesungging senyum belahan jiwanya,
dan tak akan pernah rela,
jika janji suci yang pernah terucap,
akan ternoda oleh hukum,
yang mengkotak-kotakkan lelaki dan wanita,
dan memberi stigma negatif,
setiap episode romantis di istana mungilnya,
yang gaung dan gemanya,
akan dikenang sepanjang waktu....

[Sukapura, 17 Maret 2015, 10:27]

RAM Standar Untuk Ponsel Android

Admin Maret 15, 2015 Add Comment
Dewasa ini pengguna ponsel di seluruh nusantara sudah sangat familiar dengan ponsel sistem Android yang dikeluarkan oleh Google. Gadget Android diakui memang sangat menguntungkan karena tersedia update software yang berkesinambungan dan sekaligus bisa menjalankan aplikasi sosial media seperti BBM. Lain halnya jika anda menggunakan ponsel BlackBerry yang tidak mendukung aplikasi Google Play Store, maka bisa dipastikan kita akan gigit jari ketika banyak teman kita yang ramai-ramai menginstal aplikasi baru. Hehehe kesian deh lu...

Aplikasi berbasis Android tentu saja membutuhkan memori dan prosesor yang memadai agar dapat berjalan mulus. Hal ini karena semakin banyak aplikasi yang mengandalkan kualitas grafik yang tinggi, dimana update aplikasi itu juga membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar. Dengan memori yang cukup maka aktivitas kita dalam menggunakan ponsel atau smartphone Android akan berjalan lancar dan kita tidak perlu kesal akibat lemotnya ponsel yang kita gunakan.

Memori yang saya maksud disini adalah RAM yang semakin lama semakin ditingkatkan kapasitasnya. Berbeda dengan gadget zaman dahulu sekitar tahun 2004, ketika saya masih bisa merasa enjoy bermain game dengan menggunakan RAM 128 MB pada komputer dekstop yang saya gunakan. Kini, RAM ukuran segitu kurang cukup untuk gadget yang lahir di era Android ini.

Lalu, berapakah RAM yang standar untuk ponsel Android kita? Jawabannya adalah tergantung pada berapa macam aplikasi yang akan kita gunakan. Jika kita hanya menggunakan ponsel Android untuk menjalankan aplikasi SMS, BBM, ditambah browsing tanpa menggunakan aplikasi sosial media lainnya, maka RAM 512 MB sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan gadget kita agar dapat bekerja optimal. Namun, jika kita akan menggunakan aplikasi sosial media seperti Facebook, Google Plus, Youtube, dan lain-lain maka RAM 1 GB adalah pilihan yang masuk akal untuk kita gunakan.

Untuk mengetahui apakah RAM yang ada di ponsel atau smartphone kita mencukupi kebutuhan aplikasi, kita dapat menggunakan software Clean master yang bisa kita download dari Google Play Store. Berikut ini adalah screenshoot tampilan awal software Clean Master yang menampilkan banyaknya memori (RAM) yang terpakai serta sisa ruang penyimpanan pada ponsel kita:


(User Interface Aplikasi Clean Master)

Jika dalam posisi idle (artinya ponsel kita diamkan dan sedang tidak membuka tampilan aplikasi) saja jumlah RAM yang tercapai melebihi 70%, bisa dipastikan ponsel kita tergolong lola alias lambat dalam menjalankan berbagai aplikasi mengingat akhir-akhir ini aplikasi yang ada pada ponsel Android menganut paham multitasking alias suka berjalan rame-rame. 

Dan menurut sebuah forum bernama ANDROIDPIT saya mendapatkan informasi bahwa RAM 1 GB adalah RAM standar untuk ponsel Android zaman sekarang. Selain ponsel tidak lola, aktivitas browsing akan berjalan dengan lembut dan nyaman. Nah...sekarang keputusan ada ditangan kita, apakah akan tetap menggunakan ponsel dengan RAM dibawah 1 GB atau hijrah ke ponsel dengan RAM minimal 1 GB??? Hehehehe....jawabannya tunggu gajian bulan depan naik atau tidak.

Handphone Android One Belum Tersedia Di Toko

Admin Maret 15, 2015 Add Comment
Google telah memperkenalkan smartphone Android One dengan sistem terbaru dan tercepat, Android Lollipop. Produk ini diciptakan oleh Google agar smartphone kita selalu memiliki performa cepat, lebih responsif, dan secara otomatis akan ter-update versi Android terbaru dengan syarat menggunakan SIM CARD dari provider partner Android One yakni Telkomsel. 

Google menjamin bahwa produk ini dapat membantu mengurangi pemakaian data internet yang kita gunakan, baik saat kita menggunakan Google Search, YouTube, Chrome, dan aplikasi internet lainnya. Hal ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi para pecinta gadget yang hobi sekali mengakses internet. Dan perlu kita ingat bahwa aplikasi sosial media seperti Facebook, BBM, Google Plus membutuhkan pemakaian data internet yang cukup tinggi. Nah, diharapkan produk smartphone dari Google ini akan membuat aktivitas kita di sosial media semakin asyik dan menyenangkan.

"Diciptakan untuk memberi pengalaman terbaik dari seluruh aplikasi dan layanan Google favorit Anda, semua hanya dalam satu sentuhan atau ketukan" adalah slogan yang digunakan untuk memberikan informasi produk ini kepada pelanggan. Dan dengan menggunakan SIM CARD Telkomsel, kita bisa mendapatkan upgrade gratis versi terbaru Android (dan ini bisa dilakukan tanpa menggeluarkan ongkos pemakaian data), dan kita juga bisa download gratis semua aplikasi dari Google Play Strore sampai sebesar 200 MB per bulan. Dengan Play Store tentu saja kita dapat memilih aplikasi seperti games sesuka hati.

Berikut ini beberapa merk smartphone yang digandeng Google untuk digunakan sebagai hardware gadget Android one dan spesifikasinya :

Evercross One X dengan spesifikasi :
  • Layar 4.5" FWVGA
  • Cortex A7 1.3 GHz Quad-Core processor
  • 1GB RAM
  • Penyimpanan 8 GB (bisa diupgrade sampai 32 GB)
  • Dual micro SIM
  • Kamera depan dan belakang (2MP dan 5 MP)
  • Lithium-ion dapat diisi ulang, 1700mAh
  • Android™ Lollipop (dan mendapatkan versi baru segera setelah dirilis)


Mito Impact

  • Layar 4.5" FWVGA
  • Cortex A7 1.3 GHz Quad-Core processor
  • 1GB RAM
  • Penyimpanan 8 GB (bisa diupgrade sampai 32 GB)
  • Dual micro SIM
  • Kamera depan dan belakang (2MP dan 5 MP)
  • Lithium-ion dapat diisi ulang, 1700mAh
  • Android™ Lollipop (dan mendapatkan versi baru segera setelah dirilis)

Nexian Journey One
  • Layar 4.5" FWVGA
  • Cortex A7 1.3 GHz Quad-Core processor
  • 1GB RAM
  • Penyimpanan 8 GB (bisa diupgrade sampai 32 GB)
  • Dual micro SIM
  • Kamera depan dan belakang (2MP dan 5 MP)
  • Lithium-ion dapat diisi ulang, 1700mAh
  • Android™ Lollipop (dan mendapatkan versi baru segera setelah dirilis)


Nah, kalau kita perhatikan dari ketiga merk smartphone tersebut dapat dilihat bahwa spesifikasinya sama persis dan ini memang salah satu permintaan dari Google agar Android One memiliki spesifikasi yang sama atau standar. Dengan harga sekitar Rp. 1.000.000,- an, kita sudah bisa memiliki smartphone handal buatan Google yang bekerja sama dengan rekanan bisnisnya. Google sendiri berani menjamin bahwa produk ini sangat handal digunakan.

Kebetulan saya sempat menanyakan tentang smartphone atau handphone Android One ke beberapa toko atau counter handphone. Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui sama sekali tentang keberadaan handphone ini padahal saya ingin sekali mencoba produk keluaran google ini. Yah, itu karena saya sendiri yakin bahwa sesuatu yang dikeluarkan oleh Google pastilah bukan sembarang produk atau layanan. Kita dapat merasakan bahwa aplikasi Google seperti GMail, Google Plus, Youtube, dan tentu saja Google Search itu sendiri selama ini sangat membantu aktivitas kita sehari-hari.

Dan kita tentu ingin nanti jika sudah menyebar di pasaran smartphone Android One ini mempunyai layanan service dan suku cadang yang mumpuni agar tidak mengecewakan pelanggan mengingat layanan purna jual produk elektronik dan handphone di Indonesia tergolong buruk. Google tentu tidak ingin nama besarnya terganggu jika terjadi keluhan-keluhan berkaitan dengan produk Android One ini.

[Sumber : http://www.android.com/one/]

Komentar Pengunjung