Translate Article

Hargailah Nyawa Kita

Bookmark and Share
(Gambar: technosiana.com)

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seharusnya bisa meningkatkan kualitas hidup manusia. Dengan berbagai macam peralatan komunikasi yang semakin murah dan mudah, kita akan memperoleh banyak manfaat positif. Komunikasi dengan keluarga atau relasi bisnis semakin lancar bila dibandingkan dengan keadaan pada awal tahun 2000 yang lalu, dimana peralatan TIK seperti handphone terbilang masih sangat mahal baik untuk pembelian handphone itu sendiri maupun dalam pengisian pulsa handphone. Artinya manusia modern semakin dimanjakan dengan kehadiran teknologi baru.

Namun sayangnya, ada sebagian orang yang menggunakan peralatan TIK seperti handphone pada waktu, tempat atau keadaan yang tidak tepat. Contohnya adalah menggunakan handphone saat sedang mengendarai kendaraan bermotor, baik itu sepeda motor, mobil, atau kendaraan bermotor yang lainnya. Hal ini sering terjadi dan dilakukan dengan sengaja. Aktivitas yang paling berbahaya adalah membaca SMS saat sedang berkendara dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat. Sangat disayangkan bahwa orang yang melakukan aktivitas berbahaya ini benar-benar tidak menghargai nyawa diri sendiri dan orang lain. Mungkin dalam benak mereka berasumsi bahwa keselamatan adalah nomor dua.

Peraturan lalu lintas di Indonesia pun belum cukup serius mencegah aktivitas berbahaya seperti ini. Padahal di negara lain, sudah ada yang melarang menelpon atau membaca SMS saat berkendara dan juga memberikan denda yang cukup besar. Saya ingat pada beberapa tahun yang lalu ada saudara saya yang mengalami kecelakaan lalu lintas karena menggunakan hanphone saat mengendarai motor yang menyebabkan yang bersangkutan langsung meninggal dunia. Kejadian yang serupa yang sudah sering terjadi tampaknya belum cukup ampuh untuk memberikan teguran keras bagi pelakuknya. Hal ini karena yang dirugikan bukan hanya diri sendiri, tetapi juga orang lain. Kita tentu tak akan bisa menerima sesuatu hal buruk menimpa diri sendiri atau keluarga kita karena kecerobohan seperti ini.

Sobat, buat Anda yang masih sering menelpon atau membaca sms saat berkendara, saya berharap Anda menghentikan kebiasan berbahaya seperti ini. Ingatlah bahwa nyawa manusia itu cuma satu dan tidak diperjualbelikan di toko manapun. Sayangilah diri sendiri dan sayangilah keluarga dirumah yang menantikan Anda untuk bercengkerama dan saling berbagi kasih sayang. Jika telpon atau sms itu berisi informasi yang sangat penting, Anda masih bisa kok menghentikan sementara kendaraan di tempat parkir yang tidak mengganggu kenyamanan pengendara lain. Toh kita tidak akan rugi sepeser pun, malah sebaliknya keselamatan menjadi milik kita. Jadi, hargailah nyawa kita untuk kebaikan bersama.


{ 1 komentar... Views All / Post Comment! }

cahyo jm mengatakan...

Nah drivers ke gini yang gk sayang nyawa sendiri , apalagi sama nyawa orang,,,? nice artikel sobat

Kotak_Pesan_Dunia